Kabar terbaru dari penggalangan dana untuk pesawat R80

kabar terbaru dari R80

kabar terbaru dari R80

Kabar terbaru dari penggalangan dana untuk pesawat R80. Sampai pukul 10.21,  tanggal 19 november 2017 dana sumbangan yang terkumpul untuk pembiayaan proyek prestisius pesawat kelas ATR R80 sudah mencapai hampir 6 milyar. Dana sebanyak ini mulai di himpun sekitar dua bulan lalu. Terkumpul nya dana sebanyak ini merupakan hal positif dan cukup menggembirakan. Indikasi bahwa rakyat indonesia menginginkan Indonesia maju dalam hal dirgantara terbukti dengan besarnya semangat untuk memberikan dukungan terhadap proyek Pesawat R80.

Pada awal perencanaan R80 sudah di mulai pada awal tahun 2013 lalu tahap pengembangan di rencanakan pada tahun 2014-2017. Sehingga di rencanakan pada tahun 2018 R80 sudah memiliki sertifikasi. Akan tetapi karena terbentur Pembiayaan yang tinggi plan phasing tersebut mengalami keterlambatan hingga 2017 adalah perencanaan dan sertifikasi bisa rampung di tahun 2022 lalu proses produksi bisa di lakukan pada tahun 2025.

Artikel terkait: Pesawat R80 pertaruhan masa depan bangsa



Lalu se penting apakah R80 bagi perkembangan bangsa Indonesia ini. Tentu ini bisa dilihat dari  tiga hal besar berikut. Yang pertama adalah Pangsa pasar untuk pesawat di kelas ini. Yang kedua keunggulan teknologi yang di miliki atau di adopsi oleh pesawat ini. Dan yang ketiga adalah yang paling penting adalah ancaman hilangnya talenta-talenta dan generasi emas dari bidang dirgantara indonesia.

Pangsa pasar pesawat R80 masih akan tetap bagus sampai jangka waktu dua puluh sampai dua piluh lima tahun kedepan. Ini bisa di lihat dari banyaknya maskapai penerbangan baik nasional maupun internasional yang memesan pesawat ATR ke Prancis. Tercatat beberapa maskapai penerbangan di Indonesia masih melakukan pemesanan ATR ke prancis seperti wings air, trigana, sriwijaya air. Bahkan garuda Indonesia juga berencana membeli pesawat kelas ATR dari prancis. Dari skala Global 662  unit pesawat ATR telah di pesan di seluruh dunia. Ini nyaris tanpa ada saingan yang berarti dari produsen lainnya.

Artikel selanjutnya: Generasi baru teknologi penerbangan Indonesia



Melihat dari segi teknologi sangat jelas R80 lebih Unggul di banding dengan ATR dari sisi kapasitas penumpang R80 lebih memiliki kapasitas lebih banyak dari ATR. Kecepatan juga R80 masih unggul Teknologi untuk bahan bakar R80 lebih irit di banding ATR. Bahkan dengan pesawat-pesawat buatan boeing pun R80 masih lebih ramah bahan bakar.

Namun dari itu semua yang paling penting adalah tetap terjaga dan terpeliharanya generasi-generasi emas dirgantara indonesia. Gagalnya proyek R80 akan memperlihatkan kepada kita bahwa semangat kedirgantaraan Indonesia mulai menuju kemunduran. AKan tetapi jika R80 mampu mengudara pada tahun 2022 nanti, Ini berarti bangsa Indonesia masih memiliki harapan atau bahkan telah menguasai ilmu penerbangan secara mandiri.

Lalu di mana peran negara pada pengembangan R80? Kenapa R80 harus melibatkan masyarakata Indonesia? Dimanakah peran negara dalam hal ini perbankan seperti BI, Bank BRI, Bank BNI, Mandiri atau bank-bank lain yang di bawah naungan pemerintah? Tidak bisakah R80 di biayai oleh perbankan?. Biarlah jawaban ini hanya Tuhan yang tahu. Jika negara berkehendak jangan kan membiayai 1 proyek R80 bahkan 10 proyek R80 pasti bisa.

Tersimpan di Cabin news, Domestik Dengan label:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*